Archive for the ‘Sosiologi Pedesaan’ Category

MASYARAKAT PEDESAAN DAN SISTEM PERTANIAN

Tugas Untuk Memenuhi Matakuliah Sosiologi Pedesaan

Oleh :

Yudha

D0310065

Nomor 33

JURUSAN SOSIOLOGI

FAKAULTAS ILMU SOSIAL DAN ILMU POLITIK

UNIVERSITAS SEBELAS MARET

SURAKARTA

2012

A. Hubungan Masyarakat Desa Dengan Tanah

Hubungan antara manusia (masyarakat desa) dan tanah mencangkup bentuk dan sifat. Terpenting adalah pembagian dan penggunaan tanah (land division and land use), pemilikan serta berbagai bentuk penguasaan tanah (land tenure), dan termasuk luas sempit penguasaan tanah (size of land holding). Cara bagaimana dibagi (LD) dan digunakan (LU) diantara dan oleh penduduk tertentu (desa) sangat menentukan pengaruh terhadap kehidupan sosial masyarakat (desa) tersebut. Besaran pengaruh tergantung kepada tingkat perkembangan masyarakat itu. Untuk masyarakat desa yang masih tradisional, LD dan LU tidak begitu terlihatbentuk maupun peranannya, sebaliknya untuk masyarakat pertanian yang sudah maju. Masyarakat desa yang maju terdapat pola mengenai pembagian tanah diantara penduduk dan digunakan untuk kepetingan umum pula (untuk jalan, tempat umum) contohnya di Amerika Serikat.

AS sebagai Negara berpenduduk imigran dari penjuru dunia memiliki potensi terjadinya ‘rebutan tanah”. Hal ini karena imigran eropa terbanyak di AS sudah modern telah terdeferensiasi cara hidupnya termasuk para petani disana. Di AS dikenal sejumlah tipe LD seperti: pola-pola hadap sungai (riverfront patterns), system dengan bentuk empat segi panjang (rectangular systems), system papan main dam (checkerboard syatem), dll. LD dan LU menyangkut pula pengalihan dan pewarisan hak dari satu tangan kelainnya, baik vertika (orang tua ke anak) atau horizontal (transaksi jual beli). Read the rest of this entry »