Archive for the ‘Pengantar Politik’ Category

Filenya dapat kalian download sendiri di link 4shared.com (klik aja)

terima kasih :bingung

Filenya dapat kalian download sendiri di link 4shared.com (klik aja)

terima kasih :angel

Filenya dapat kalian download sendiri di link 4shared.com (klik aja)

terima kasih :thanks2

Filenya dapat kalian download di link 4shared.com (klik aja)

terima kasih :ngakak

Filenya dapat Kalian download di link 4shared.com (klik aja)

terima kasih :flower:

PILKADA WONOGIRI DIWARNAI MONEY POLITICS

Tugas untuk memenuhi mata kuliah Pengantar Ilmu Politik

OLEH:

Nama              : Yudha

NIM                : D0310065

JURUSAN SOSIOLOGI

FAKULTAS ILMU SOSIAL DAN ILMUI POLITIK

UNIVERSITAS SEBELAS MARET

SURAKARTA

2010

Pilkada Wonogiri Diwarnai Money Politics

Pilkada Wonogiri 2010 yang berlangsung Kamis (16/9) kemarin, diwarnai dengan ajakan untuk memilih pasangan calon tertentu oleh salah satu tim sukses. Modusnya dengan cara lebih dulu membisiki pemilih yang menuju TPS. Praktik itu terjadi di TPS 2 Dusun Melikan, Desa Kedungrejo, Kecamatan Nguntoronadi Kamis (16/9) pagi. Pemilih yang diajak kebanyakan adalah pemilih usia lanjut. Akibatnya, adu mulut terjadi antara warga di TPS dengan tim sukses tersebut. Akhirnya, kasus tersebut dilaporkan ke Panwascam Nguntoronadi. Ketua Panwascam Nguntoronadi, Agus Effendi didampingi anggota Divisi Pelanggaran dan Tindak Lanjut, Cahyono mengatakan pelapor adalah Slamet Eko Widodo (39) warga Dusun Tukul di Desa dan Kecamatan yang sama dengan terlapor, Haryanto (39) warga Dusun Melikan. Kebetulan, Slamet saat itu main ke TPS tempat terlapor. “Untuk pasangan nomor berapa ajakan itu dibisikkan belum bisa kami sampaikan karena masih dalam tahap klarifikasi. Tiga saksi yang mengetahui kejadian itu sudah kami klarifikasi. Saksi yang dibisiki sudah kami klarifikasi namun masih membutuhkan saksi lagi. Karena saksi lain saat ini masih berada di TPS jadi belum bisa kami klarifikasi. Tapi yang jelas terlapor sudah mengakui dan minta maaf,” jelas Cahyono saat ditemui di Pendapa Kecamatan. Teguh (30) saksi lain bahkan sempat mengambil gambar Haryanto membisikkan ajakan tersebut. Namun gagal karena saat mengambil gambar terlapor sedang berjalan. “Sudah saya coba untuk potret tapi gagal. Dia bahkan minta agar tidak dilaporkan,” jelasnya kepada Panwascam. Jika nanti terbukti bersalah, maka apa yang dilakukan Haryanto akan membawanya kepada ranah hukum pidana dengan sanksi hukuman penjara dan kemungkinan denda. Hal itu sesuai dengan aturan dalam UU Nomor 32 Tahun 2004 tentang Pemerintahan Daerah. Sementara itu di wilayah Girimarto, tepatnya di Dusun Sunggingan, Desa Sidokarto ada inforasi dari warga Dusun Weru, Widodo (50) bahwa seseorang bernama Jamino warga Sunggingan memberikan uang Rp 30.000 kepada empat orang. “Yang dua diberikan kemarin malam (Rabu 15/9), yang dua lainnya tadi malam dan Kamis (16/9). Yang tadi malam dan pagi menolak untuk diberi. Disuruh memilih pasangan nomor satu,” terangnya. Namun pihak Panwascam Girimarto melalui Ketuanya, Budiono menyatakan tidak cukup bukti sehingga laporan tersebut tidak ditindaklanjuti. “Laporan masuk ke kami tapi tidak ada bukti yang kuat,” jelasnya. Read the rest of this entry »

RESUM

SWADAYA POLITIK MASYARAKAT

Drs. ARBI SANIT


Disusun Oleh:

Nama              : Yudha

NIM                : D0310065

JURUSAN SOSIOLOGI

FAKULTAS ILMU SOSIAL DAN ILMU POLITIK

UNIVERSITAS SEBELAS MAREET

SURAKARTA

2010

BAB I

SISTEM POLITIK UNTUK SWADAYA POLITIK MASYARAKAT

A. Gejala Dan Masalah

Kemerdekaan menjanjikan hak politik kepada segenap anggota masyarakat Indonesia. Dewasa ini pemulihan dan pengembangan hak politik dalam  masyarakat diusahakan secara tidak langsung melalui pembangunan sosial ekonomi. Kesadaran dan hak poliyik yang terkombinasi dengan kesempatan luas mendasari tingkah laku politik masyarakat awal kemerdekaan. Aktifitas masyarakat dewasa ini dibarengi konflik dan keteraturan proses politik. Suburnya pendirian tentang keunggulan politik sebagai sarana penyelesaian pertentangan dan pencapaian kepentingan dianggap sebagai faktor mengecilkan sumbangan realita hak politik kepada seluruk masyarakat. Pengembangan realitas hak politik masyarakat dilakukan melalui pembangunan sosial ekonomi.

B. Swadaya Politik Masyarakat

Dimasa modern hampir dipastikan tak seorangpun dapat melepaskan diri dari pengaruh politik. Seseorang dapat mengalami dampak berbagai bentuk dan tahapan proses politik. Salah satu bentuk proses politik adalah konflik, manipulasi sumber kekuasaan,dll. Kadar politik terhadap setiap orang tidak sama. Kesediohan menerima pengaruh dan kekuatan diri untuk menangkal atau menghin dari pengaruh politik terhadap individu. Keuntungan dapat diraih adalah mendorong seseorang membuka diri terhadap politik. Kerugiannya menjadi motifasi bagi penolakan dan penghidaran terhadap pengaruh politik. Berbagai hambatan dalam swadaya politik masyarakat adlah pertama, kurang berkemampuan meningkatkan diri dalam kelompok. Kedua, masa pengembangan kerja sama menurut keprluan dengan lapisan masyarakat. Ketiga, menggalang kerja sama dengan elit. Dari kenyataan diatas dipahami adanya kepastian konsepsional mengenai hubungan negara dengan masyarakat dalam bentuk diakuinya hak  masyarakat untuk mempengaruhi proses politik dengan mengemukakan tuntutannya kepada pemerintah. Swadaya politik masyarakat diartikan sebagai keterlibatan masyarakat dalam proses politik sebagai dari realisasi dari hak politiknya yang diwadahi oleh kesempataan  dan kemampuan berpolitik. Jadi, keperluan pendekatan swadaya politik masyarakat tidak hanya bersifiat teoritis dalam bentuk logika dan pengakuan. Kenyataan politik menentukan keperluan tersebut. Disamping keperluan-keperluan kenyataan ditentukan pula oleh kemampuan dan kesempatan, maka dianggap sudah saatnya mengarahkan penelaah kepada kemampuan dan kesempatan yang dimakasud. Read the rest of this entry »