Archive for the ‘Pendidikan Kewarganegaraan’ Category

NEGARA DAN KONSTITUSI

Tugas untuk memenuhi mata kuliah Pendidikan Kewarganegaraan


Oleh:

FEBRIAN INDRA RUKMANA (D0310021)

HANIF IMADUDDIN (D0310025)

LUTFI ARFIANSYAH (D0310039)

TONNY YUDYA MANGGALA (D0310063)

YUDHA (D0310065)

JURUSAN SOSIOLOGI

FAKULTAS ILMU SOSIAL DAN ILMU POLITIK

UNIVERSITAAS SEBELAS MARET

SURAKARTA

2011

A. Negara  :iloveindonesia

Negara adalah suatu wilayah di permukaan bumi yang kekuasaannya baik politik, militer, ekonomi, sosial maupun budayanya diatur oleh pemerintahan yang berada di wilayah tersebut. Syarat primer sebuah negara adalah memiliki rakyat, memiliki wilayah, dan memiliki pemerintahan yang berdaulat. Sedangkan syarat sekundernya adalah mendapat pengakuan dari negara lain. Negara adalah pengorganisasian masyarakat yang mempunyai rakyat dalam suatu wilayah tersebut, dengan sejumlah orang yang menerima keberadaan organisasi ini. Syarat lain keberadaan negara adalah adanya suatu wilayah tertentu tempat negara itu berada. Hal lain adalah apa yang disebut sebagai kedaulatan, yakni bahwa negara diakui oleh warganya sebagai pemegang kekuasaan tertinggi atas diri mereka pada wilayah tempat negara itu berada. Dalam bentuk modern negara terkait erat dengan keinginan rakyat untuk mencapai kesejahteraan bersama dengan cara-cara yang demokratis. Bentuk paling kongkrit pertemuan negara dengan rakyat adalah pelayanan publik, yakni pelayanan yang diberikan negara pada rakyat, semisal pembuatan KTP. Terutama sesungguhnya adalah bagaimana negara memberi pelayanan kepada rakyat secara keseluruhan, fungsi pelayanan paling dasar adalah pemberian rasa aman. Negara menjalankan fungsi pelayanan keamanan bagi seluruh rakyat bila semua rakyat merasa bahwa tidak ada ancaman dalam kehidupannya.

Beberapa ahli didunia berpendapat mengenai negara. Dan masing-masing tokoh mempunyai pendapat yang berbeda, antara lain adalah sebagai berikut:

1.      Georg Jellinek

Negara adalah organisasi kekuasaan dari sekelompok manusia yang telah berkediaman di wilayah tertentu.

2.      Georg Wilhelm Friedrich Hegel

Negara merupakan organisasi kesusilaan yang muncul sebagai sintesis dari kemerdekaan individual dan kemerdekaan universal.

3.      Roelof Krannenburg

Negara adalah suatu organisasi yang timbul karena kehendak dari suatu golongan atau bangsanya sendiri.

4.      Roger H. Soltau

Negara adalah alat atau wewenang yang mengatur atau mengendalikan persoalan bersama atas nama masyarakat.

5.      Aristoteleles

Negara adalah perpaduan beberapa keluarga mencakupi beberapa desa, hingga pada akhirnya dapat berdiri sendiri sepenuhnya, dengan tujuan kesenangan dan kehormatan bersama. Read the rest of this entry »

WARGA NEGARA YANG BAIK

Tugas Untuk memenuhi mata kuliah Kewarganegaraan

Nama : Yudha

NIM : D0310065

JURUSAN SOSIOLOGI

FAKULTAS ILMU SOSIAL DAN ILMU POLITIK

UNIVERSITA SEBELAS MARET

SURAKARTA

2011

Setiap warga negara memiliki hak dan kewajiban yang sama satu sama lain. Persamaaan antara manusia selalu dijunjung tinggi untuk menghindari berbagai kecemburuan sosial yang dapat memicu berbagai permasalahan di kemudian hari. Hak dan Kewajiban itu sendiri menurut Prof. Dr. Notonagoro  :nerd adalah sebagai berikut ; hak merupakan kuasa untuk menerima atau melakukan suatu yang semestinya diterima atau dilakukan oleh pihak tertentu dan tidak dapat dilakukan oleh pihak lain manapun, juga yang pada prinsipnya dapat dituntut secara paksa olehnya. Sedangkan Kewajiban atau wajib adalah beban untuk memberikan sesuatu yang semestinya dibiarkan atau diberikan oleh pihak tertentu tidak dapat oleh pihak lain manapun yang pada prinsipnya dapat dituntut secara paksa oleh yang berkepentingan.

Di Indonesia , hubungan antara warga negara dengan negara (hak dan kewajiban) digambarkan dalam UUD 1945. Hubungan antara warga negara dengan negara Indonesia tersebut digambarkan dalam pengaturan mengenai hak dan kewajiban yang mencakup berbagai bidang. Salah satunya adalah tentang pertahanan dan keamanan Negara yang tercantum pada pasal 30 UUD 1945 ayat 1, yang menyatakan “ Tiap-tiap warga negara berhak dan wajib ikut serta dalam usaha pertahanan dan keamanan negara.” Di dalam pasal itu dijelaskan bahwa setiap warga negara memiliki kewajiban untuk berperan serta dalam membela dan mempertahankan kedaulatan negara indonesia dari serangan musuh. Setiap warga negara memiliki hak dan kewajiban yang sama satu sama lain tanpa terkecuali dalam usaha pertahanan dan keamanan Negara, tetapi kebanyakan orang berpikir bahwa tugas itu hanya milik TNI dan POLRI saja. Bahkan pada pasal 30 UUD 1945 ayat 2 menyatakan bahwa, “ Usaha pertahanan dan keamanan negara dilaksanakan melalui sistem pertahanan dan keamanan rakyat semesta oleh Tentara Nasional Indonesia dan Kepolisian Negara Republik Indonesia, sebagai kekuatan utama, dan rakyat, sebagai kekuatan pendukung”. Read the rest of this entry »