MENULIS LAPORAN PENELITIAN

Tugas untuk memenuhi matakuliah Metode Penelitian Sosial


Oleh:

Yudha

D0310065

JURUSAN SOSIOLOGI

FAKULTAS ILMU SOSIAL DAN ILMU POLITIK

UNIVERSITAS SEBELAS MARET

SURAKARTA

2011


Dalam tradisi penelitian dikenal adanya dua pendekatan, yakni pendekatan kualitatis dan kuantitatif. Dua pendekatan ini memiliki perbedaan filosofis, pokok bahasan, teori, metode, dan prosedur, serta proses penelitian. Dalam penelitian kuantitatif maupun kualitatif penulisan laporan penelitian merupakan tahap akhir dari sebuah proses. Kualitas dari sebuah laporan sangat ditentukan oleh proses-proses yang dilalui sebelumnya. Penulisan laporan dianggap antiklimas dari sebuah penelitian. Selanjutnya akan dijelasnkan mengenai garis-garis besar menulis laporan penelitian.

A. Data Penelitian

Data merupakan bahan mentah yang masih ahrus diolah. Data penelitian dapat berupa kuesioner yang bertumpuk-tumpuk yang jumlahnya bbisa mencapai ratusan bahkan ribuan. Kuesioner itu perlu diteli satu persatu mengenai kebenaran cara mengisi sehingga datanya valid, reliabel, terbaca, tidak salah tulis, relevan dengan lebutuhan peneliti, sehingga dapat diolah dan bermanfaat. Data yang aasli dapat berupa wawancara, baik wawancara terstruktur ataupun tidak. Hasil wawancara bilamana memungkinkan, peneliti dapat merekamnya. Wawancara sendiri adalah merupakan teknik pengumpulandata verbal yang sangat mengandalkan penampilan peneliti.

Dalam pendekatan kualitatif, data yang berupa hasil pengamatan sangat bermanfaat bagi kelengkapan data. Pengamatan merupakan teknik pengumpulan data non verbal. Dalam penelitian sosisal pengamatan terhadap perilaku, obyek benda, aktivitas sosial, aktivitas kebudayaandan berupa kegiatan manusia sangat penting untuk memberikan deskripsi yang mengarah pada interpretasi dan pemberian makna terhadap apa yang terjadi dibalik fakta. Penelitian kualitatif maupun peelitian kuantitatif dalam juga dilengkapi dengan dokumen, bahan dokumen yang tertulis yang ada pada kantor pemerintah, kantor swasta, catatan harian seseorang, surat-surat pribadi, dan dokumen yang tertulis dimedia massa, media elektronik, dapat digunakan sebagai sumber data. Pita rekaman, video, photo, sangat bermanfaat bagi kelengkapan data yang dapat menjelaskan suatu peristiwa. Tetapi yang penting bahwa data yang banyak jumlahnya dan berasal dari berbagai teknik pengumpulan data perlu diseleksi, ditata kembali sehingga memiliki relevansi bagi kebutuhan peneliti.

B. Langkah Penulisan Laporan

Ada dua hal penting yang perlu dilakukanoleh peneliti sebelum menulis laporan penelitian. Hal pertaman yang perlu dilakukan adalah Reduksi Data. Artinya jika kita memiliki data yang sangat banyak, kita hanya perlu memilih data-data yang kita anggap data itu relevan dengan permasalahan apa yang kita teliti. Setelah memilih data, selanjutnya adalah memilah data menurut kelompok tema atau urutan waktu. Data yang sangat banyak perlu dipilah-pilah untuk diisikan dalam satu tema sehingga data itu tertata semnajdi sebuah alur yang menarik.

Langkah kedua dalam penulisan laporan penelitian adalah Menyusun Kerangka Laporan. Peneliti harus merancang dan membuat garis besar dari pokok-pokok yang hendak ditulis. Dari setiap pokok, peneliti kemudian membuat rincian khusus. Rincian khusus ini merupakan gagasan tambahan yang mendukung gagasan utama. Sebuah karya tulis harus memiliki hubungan saling keterkaitan satu dengan yang lain sehingga merupakan urutan yang logis, teratur, dan tidak meloncat-loncat. Hal yang perlu diperhatikan dalam menulis kerangka laporan adalah melihat hubungan antara gagasan utama dengan gagasan tambahan. Gagasan tambahan jangan samapi meyipang sehingga tidak memiliki relevansi atau bahkan merusak kesatuan gagasan.

C. Perincian Kerangka Laporan

Menulis laporan penelitian amat erat hubungannya dengan model penelitian yang dipilih peneliti. Dalam model penelitian kuantitatif, hipotesis penelitian perlu diketengahkan sehingga peneliti terpancang untuk membuktikan kebenaran hipotesis yang dia ketengahkan itu berdasarkan data yang telh dikumpulkan. Sebuah hipotesis merupakan hubungan antar konsep. Dengan demikian perician kerangka laporan dirinci menurut konsep-konsep yang dipilih untuk membentuk hipotesis. Cara demikian itu merupakan cara deduktif, adalalh sebuah cara berfikir yang berangkat dari teori dan hipotesa yang dirumuskan dari kajian teori. Semisal peneliti mengetengahkan hipotesis “semakin tinggi A semakin tinggi B”, maka didalam penulisan laporan, peneliti membahas A beseta dnegan rinciannya, kemudian baru membahas B beserta rinciannya juga.

Cara penulisan berikutnya dapat pula mengikuti alur pemikiran induktif. Cara ini ditempuh oleh peneliti yang memilih model penelitian kualitatif. Dalam cara ini dapat dilaporkanmenurut alur tertentu atau tema tertentu. Setiap tema dihubungkan sehingga sampai pada suatu kesimpulan. Kalau penelitian kuantitatif bertujuan ‘testing hypothesis’, sedangkan penelitian kualitatif bertujuan ‘generating hipothesis’. Cara penulisan lain adalah deskriptif. Ada dua cara dalam sajian deskriptif, pertama adalah deskriptif berdasarkan atas urutan waktu, dan yang kedua deskripsi model fungsional, yaitu membagi kedalam pokok-pokok yang setiap pokok-pokoknya dibagi kedalam unsur-unsur.

D. Unsur-Unsur Laporan Penelitian

1. Judul

a. Judul hendaknya merupakan rumusan mengenai pokok pembicaraan yang dirumuskan dengan singkat, komprehensif, jelas, dapat dilihat dengan sekilas pandang.

b. Judul menunjukkan dengan tepat masalah yang hendak diteli dan tidak membuka peluang untuk penafsiran yang bermacam-macam.

c. Judul hendaknya menunjukkan unit analisis yang hendak diteliti agar dengan jelas pembaca mengereti lingkup obyek penelitian.

d. Jika perlu, judul dapat dipecah menjadi dua bahkan lebih lebih. Judul sifatnya singkat, judul kedua merupakan pembahasan khusus, dan jika perlu tambahan judul ketiga yang menunjukkan jenis penelitian yang dimaksudkan.

Contoh:

Judul Utama: Faktor-Faktor Yang Berhubungan Dengan Paritsipasi Dalam Koperasi.

Sub Judul: Studi Korelasi Antara Ciri-Ciri Individu Dengan Tingkat Partisipasi Dalam Pemanfaatan.

Sub-sub Judul: Penelitian Survei di KUD Madukoro Kec. Tasikmadu, Kab. Karanganyar, Prof. Jawa Tengah, Tahun 2011.

2. Kata Pengantar

a. Dalam kata pengantar dikemukakan tujuan dari penelitian, dijelaskan mengapa sasaran peneliitian dipilih.

b. Masalah-masalah yang mengangkut kemudahan atau kesulitan selama penelitian.

c. Ucapan terima kasih kepada berbagai pihak yang telah memberikan bantuan.

c. Ditutup dengan nama tempat, tanggal, bulan, dan tahun pembuatan laporan penelitian, serta tertanda nama penulis.

3. Daftar Isi

Menunjukkan isi laporan penelitian.

4. Daftar Tabel

Menunjukkan nomor dan judul tabel yang disertai halaman.

5. Daftar Gambar atau Peta atau Diagram

Menunjukkan nomor dan judul gambar atau peta atau diagram yang disertai halaman.

6. Abstrak (Sari Karangan)

Menurut American National Standars Institute (1979) sari karangan adalah pernyataan secara singkat tetapi akurat dari isi suatu dokumen, tanpa menambah tafsiran atau kritik dan tanpa melihat pembuatan sari karangan tersebut.

Sari karangan informatif merupakan meniatur dari dokumen dengan menampilkan sebanyak mungkin data kualitatif sehingga pembaca tidak perlu lagi membaca dokumen aslinya kecuali jika ingin mendalaminya. Sari karangan (abstrak) informatif dari laporan penelitian biasanya memuat:

a. Tujuan

Tujuan utama dan jangkauan studi atau alasan mengapa dokumentersebut ditulis perlu dikemukakan kecuali jika sudah jelas dari judul dokumen.

b. Metodologi

Perlu diuraikan secara ringkas cara kerja untuk mencapai tujuan penelitian. Gambarkan secara umum teknis serta pendekatannya, namun untuk teknik baru perlu diuraikan secara jelas. Prinsip metodologi dasar, jangkauan operasi serta cara memperoleh data secaara tepat perlu dijelaskan. Untuk dokumen yang ditulis tanpa penelitian perlu dikemukakan sumber data dan cara pengumppulan data.

c. Hasil

Menggambarkan penemuan sesingkat dan seinformatif mungkin. Penemuan tersebut dapat berupa hasi penelitian atau teoritis, kumpulan data, atau hubungan dan korelasi yang dicatata, pengaruh yang diteliti, dan lain sebgainya.

d. Kesimpulan

Menggambarkan kesimpulan dan hasi, khususnya yang barkaitan dengan tujuan penelitian atau tuuan penulisan dokumen, walaupun kadang-kadang sulit membedakan antara hasil dan kesimpulan. Kesimpulan dan hasil dapat digabunga bersama untuk meringkas. Kesimpulan dapat diiluti rekomendasi, saran, hipotesa yang diterima atau tidak.

E. Isi Laporan Penelitian

Pendahuluan

Pendahuluan terdiri dari:

1. Latar Belakang Masalah

a. Menunjukkan fakta bahwa ada suatu masalah tertentu yang layak diteliti.

b. Mengaitkan antara fatka dengan fakta.

c. Penulis harus menampilkan bahwa dilokasi tempat dia meneliti memang ada masalah, ada sebuah fakta yang menarik.

d. Menampilkan dugaan sementara mengenai faktor-faktor yang berhubungan dengan msalah yang diteliti.

2. Rumusan Masalah

Dalam penulisan laporan penelitian perlu diberi arti luas. Masalah bukan hanya sempit yaitu sebagai suatu perumpamaan antara Das Sollen dan Das Sein tetapi masalah harus dilihat sebagai suatu segi kehidupan yang menonjol yang menibulkan bahan pertanyaan yang menarik untuk diteliti. Jadi, masalah adalah batasan ruang lingkup penelitian. Secara teknis, untuk merumuskan masalah adalah sebagai berikut:

a. Dirumuskan dalam bentuk aklimat tanya atau pertanyaan

b. Durumuskan dengan padat dan jelas.

c. Sekaligus merupakan petunjuk tentang cara pengumpulan data guna menjawab masalah yang dirumuskan.

3. Manfaat Penelitian

Kegunaan merumuskan tujuna adalah:

a. Untuk menjawab permasalahan penelitian

b. Adalah memuat hal-hal yang ingin dicapai oleh peneliti

c. Untuk memperoleh pengetahuan baru

d. Untuk ditambahkan dalam body of knowledge

e. Untuk membuktikan hipotesis

5. Manfaat Pnelitian

Manfaat penelitian bisa mencangkup salah satu atau lebih dari satu manfaat, adalah:

a. Manfaat teoritik: hasil penelitian ini ditambahkan kedalam khasanah pengetahuan.

b. Manfaat metodologis: mengkaji seberapa jauh kemampuan metodologi dapat mengungkap masalah yang diteliti.

c. Manfaat rekomendatif: hasil penelitian ini dapat memberikan rekomendasi pada penelliti

5. Tinjauan Pustaka

a. Review tentang konsep atau variabel yang dipakai dalam penelitian

b. Review tentang hasil penelitian terdahulu yagn berkaitan atau relevan dengan masalah yang diteliti.

c. Teori-teoeri yang berhubungan dengan masalah yang diteliti dan hubungan antar teori secara konseptual.

6. Kerangka Pemikiran

a. Menerangkan melalui teori-teori yang melandasinya serta generalisasi-generalisasi yang dapat dijadikan landasan teoritis.

b. Menerangkan pertautan antar konsep-konsep atau variabel-variabel yang diteliti.

c. Menggambarkan ilustrasi model hubungan antar konsep atau variabel.

F. Hipotesis

a. Peneliti merusmuskan masalah yang kemudian akan dijawab dengan hipotesis. Hipotesis merupakan jawaban sementara terhadap masalah yang dikemukakan.

b. Hipotesis berfungsi sebagai petunjuk jalan yang memungkan kita untuk mengarahkan diri secara selektif didalam kegiatan pengumpulan data yang relevan bagi permasalahan yang dikemukakan.

c. Hipotesis merupakan kristalisasi dari proses pemikiran yang disusun secara deduktif dengan presmis-premis dari pengetahuan ilmiah yang sudah diketahui sebelumnya.

G. Metode

Meliputi unsur-unsur sebagai berikut:

a. Jenis penellitian yang dugunakan

Peneliti harus menjelaskan jenis penelitiannya, apakah masuk dalam kategori jenis eksploratif, deskriptif, atau eksplanatoris.

b. Lokasi penelitian

Alasan mengapa lokasi itu dipilih perlu diketengahkan. Harus didasarkan pada alasan metodologis, bukan alasan praktis.

c. Populasi dan sampel

Dalam bagian ini peneliti perlu menegaskan siapa populasi  penelitiannya. Meliputi:

  1. Teknik pengambilan sampel
  2. Berapa besarnya sampel yang ditarik, serta latar belakang yang mendasarinya.

H. Variabel Penelitian

Menyebutkan variabel yang akan diteliti dengan menyebutkan variabel independen, dependen, dan pengontrol (jika ada).

I. Teknik-Teknik Pengumpulan Data

Peneliti menyebutkan sejumlah teknik pengumpulan data yang dipergunakan. Peneliti perlu menyebutkan teknik utama serta teknik pengumpulan data penunjangnya.

J. Teknik Pengolahan Data

Dalam penelitian kuantitatif pengolahan data mencangkup tahap-tahap editing data, klasifikasi, pemberian kode, penetapan skor untuk setiap jawaban, penyusunan buku kode, pembuatan data sheet, dan kegiatan mentabulasi data kedalam komputer.

Dalam penelitian kualitatif pengolahan data meliputi kegiatan pembuatan kategori, klasifikasi, pemilihan data yang relevan, dan menyusun data kedalam tema-tema tertentu.

K. Teknik Analisis Data

Bagi peneliti kuantitatif analisis data tergantung pada hipotesis yang diketengahkan.

Dalam penelitian kualitatif dikenal beberapa tipe analisis:

a. Analisis tabular

  1. Analisis kontekstual
  2. Analisis perubahan sosial

b. Analisis korelasi

c. Analisis jujur

d. Analisis varians

L. Deskripsi Lokasi Penelitian

Memuat deskripsi atau penjelasan dan penggambaran lokasi penelitian. Fungsinya adalah memberikan gambaran setting atau tempat dari obyek penelitian.

M. Penyajian Dan Analisis Data

Dalam penelitian kuantitatif deskripsi variabel membicarakan variabel-variabel penelitian yang digunakan mulai daari variabel independen, dependen, dan pengontrol. Berikutnya adalah membicarakan hubungan antar variabel. Pada bagian merupakan tempat untuk menyajikan pertautan antara variabel-variabel yang dipakai dalam penelitian dengan menggunakan teknik analisis data tertentu.

Langkah selanjutnya adalah menganalisis dan menafsirkan hasil dari deskripsi per variabel dan pertautan antar variabel.

Bagi peneliti kualitatif, penyajian dan analisis data sangat tergantung pada model penelitiannya. Model kasus tunggal misalnya akan berbeda dengan penyajian dan analisa data model kasus ganda.

N. Kesimpulan Dan Implikasi

a. Kesimpulan

Memuat keterangan tentang apa yang telah dikemukakan didalam penelitian. Faktor-faktor apa saja yang tidak berhubungan, bila berhubungan arah hubungannya bagaimana, seberapa kuat, dan lain sebagainya.

b. Implikasi

a. Implikasi teoritis

Membicarakan apakah teori-teori yang dipakai sebagai landasan krangka pemikiran memang sudah cocok dengan hasi kenyataan dilapangan penelitian. Penulis secara terbuka diberi kebebasan untuk mengkaji menurut imajinasinya apakah kira-kira teori yang dijadikan landasan memang sudah merupakan teori yang sudah pas untuk menerangkan gejala yang sedang diteliti.

b. Implikasi metodologis

Penulis secara terbuka memberi komentar terhadap kelemahan-kelamahan dan kekuatan metode yang dipakai. Dan memberikan saran lebih lanjut tentang metodologi yang lebih tepat untuk mendekati kenyataan yang sesungguhnya.

O. Daftar Pustaka (Referensi)

Didalam pengutipan daftar referensi penulisan laporan penelitian diberi kebebasan dalam hal cara menuiskannya asal mengikuti pola-pola yang berlaku. Dan bila suatu pola telah ditentukan maka pola itu harus diterapkan secara tetap atau ajeg bagi kepentingan penyusunan referensi.

P. Lampiran-Lapiran

a. Instrumen penelitian

b. Gambar atau peta atau grafik

c. Perhitungan analisis data

d. Dokumen administrasi perijinan

    Daftar Pustaka

    Drs. Yulius Slamet, M.Sc. Metode Penelitian Sosial. Cet. 1. Surakarta: UNS           Press. 2006.